Di negeriku ini banyak terdapat kejanggalan. Baik itu di bidang pemerintahan, ekonomi, sosial, bahkan lingkungan dan alam pun juga jadi ikut-ikutan aneh. Kapankah negriku ini ini bisa menjadi sebuah negeri yang "sehat"? Kapanpun itu, negri ini tidak akan pernah menjadi "sehat", jika tidak kita mulai dari diri kita sendiri, sedikit demi sedikit, untuk melakukan perubahan.
Well, mari kembali fokus ke judul post..
Para petani di Indonesia, pentingkah keberadaannya? Mungkin ada yang menganggap tidak penting. Ada atau tidaknya masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai petani, toh tetep saja kita masih bisa makan beras impor dari negara lain, atau dengan mengganti makanan pokok yang notabene adalah nasi, dengan roti dan susu, misalnya. Tetapi, apakah itu merupakan solusi terbaik? Bayangkan, kalau misalnya untuk makan, yang merupakan kebutuhan pokok semua orang, negara kita ini harus mengimpor berapa banyak beras, untuk penduduk Indonesia yang nggak sedikit jumlahnya?? Berapa banyak dana anggaran yang harus dikeluarkan hanya untuk makan? Lalu untuk kebutuhan negara lainnya, gimana? Untuk pendidikan, kesehatan, perekonomian, pemerintahan??? Sedangkan jika makanan pokok orang Indonesia yang selama ini adalah nasi, rasa-rasanya kalau harus diganti dengan roti dan susu?? Mampukah semua orang menerapkannya? Saya rasa tidak.. Ada yang tidak mampu membeli karena faktor ekonomi, ada juga yang tidak mau mencoba karena memang nggak doyan dengan makanan seperti itu. Yah, seperti biasa, hanya akan bisa diterima oleh beberapa kaum / golongan tertentu saja. Jadi, tidak efektif, bukan?
(more…)