Pindahan
Hari sabtu n minggu kemaren, aku harus tetep ada di Surabaya kota Pahlawan tercinta. Karena bingung mo ngapain
, berhubung di kost sendirian ajah, mo tidur lagi juga dah kecapekan tidur, mo jalan2 juga males karena lg g punya duit, akhirnya aku memutuskan untuk berkemas.
Berkemas??
Yuppy, coz aku mo pindah rumah kost. Pindah rumah aja, karena rumah yang baru juga masih merupakan milik ibu kostq nyang sekarang ini. Membayangkan nyang namanya pindahan, uhh, males bgt, apalagi dengan barang2ku yang jumlahnya g sdikit. Klo diangkut pake truk mungkin membutuhkan tiga kali bolak-balik,
, becanda… Satu alasan yang mendasar atas kepindahanku adalah karena ibu kostku mo njadiin rumah kostku yang skarang ini jadi rumah kost pria.
Pertama denger brita itu (njadiin rumah kost pria, red.), sebel bgt rasanya sama tu ibu kost
. Gimana nggak, rumah yang semula dihuni oleh para wanita, dimana dah ada rasa kecocokan satu sama laen, g pernah ada perang dunia dan pastinya smua bisa rukun dan saling berbagi, utamanya berbagi makanan, huehehe..
Tiba-tiba personilnya harus pergi satu per satu meninggalkan rumah untuk pindah ke tempat lain, lalu digantikan dengan para lelaki itu, huh…
Tapi bagimanapun juga, aku masih harus tetep di situ, karena dah terlanjur bayar stengah tahun. Daripada rugi, mendingan aku pindah ke rumah di mana hanya dihuni oleh para wanita saja. Aku bener2 merasa g nyaman dengan kondisi rumah kost yang dibikin campur (cew-co) gtu.. Keputusanku ni juga atas perintah suamiku
, yang pastinya dia juga ngga menginginkan aku tinggal serumah dengan penghuni lain yang mayoritas laki-laki tanpa pengawasan seorang ibu kost. Dan pastinya, seorang istri harus patuh pada suaminya selama apa yang diminta suaminya tu adalah sesuatu yang baik dan g bertentangan dengan ajaran agama..
Akhirnya berkemaslah aku. Mulai dari beresin baju-baju sampe akhirnya beresin buku-buku. Nih ada skrinsut kondisi kamarku waktu agak berantakan [biasanya lebih kacau daripada ini], dengan alat jepret yang seadanya dengan hasil yang g bgitu memuaskan tapi cukup untuk mengabadikan kenangan.
Before | After |
Nyang namanya dep, klo lagi ngerjain sesuatu pasti membutuhkan waktu lebih lama, apalagi yang ada hubungannya dengan kemas mengemas maupun bersih-bersih. Yang terjadi setelah skrinsut di atas adalah kamarku jadi lebih kacau, berantakan.
Waktu bongkar muat buku2 dari kardus, sempat kutemukan beberapa peninggalan sejarah, seperti Kartu Pemantau Pemilu, keplek yang dipake pas Pembekalan Mahasiswa Baru, buku Pembekalan Mahasiswa Baru, surat dari temen2 dan dari ibuku pas jaman SMK dulu, juga catetan2 kecil tentang momen2 bersejarah yang pernah aku alami.
Kartu Pemantau Pemilu 2004 | Keplek PMB 2003 |
Waktu bersih2, sempat meneteskan air mata setelah membaca ulang surat dari ibuku, di kala itu. Aku jadi kangen berat sama ibuku
, bapakku
, juga adek2ku
. Betapa sayangnya mereka kepada aku, tetapi apa balasanku kepada mereka? Hiks.. Jadi sedih lagi.. Mom, dad, i luv u n i miss u so much.. Aku pengen bisa segera pulang untuk bisa memeluk kalian seerat-eratnya dan meminta ampun atas kesalahanku dan perlakuanku yang buruk kepada kalian.
Aku menyayangimu, ibuku, bapakku..
Aku sekarang malah jadi sedih.. Lagi2 nulis post sambil nangis, hiks… Tapi tadi pagi aku dah ditelpon sama ibu n bapakku. Tapi aku masih kangen.. Telpon aja g cukup untuk meredakan rasa kangenku.. Aku kangen sama ibu dan bapakku..
Tapi apa daya, di waktu itu, aku cuma bisa menyimpan rasa kangen itu di dalam hatiku yang terdalam, karena saat itu aku bener2 lagi g punya duit, g punya pulsa pula, bahkan untuk sms ke bapakku.. Jadinya malah aku beres2 sampe malem hari. Dari siang hari sampe hampir tengah malam, bukanlah waktu yang singkat. Bener2 sampe punggungku sakit. Tapi trus untungnya setelah itu suamiku
meneleponku, hingga akhirnya rasa capekku jadi sedikit hilang. Barang2ku pun sudah ku masukkan ke dalam kardus2 dan tas plastik yang siap untuk dipindahkan.. Senangnya..
Trimakasih Tuhan, karena dengan semua yang telah Engkau berikan kepadaku, baik itu ujian cobaan maupun kebahagiaan, tidak lain dan tidak bukan, hanyalah untuk mendewasakanku dan menjadikanku hambaMu seperti yang Engkau harapkan. Tuhanku, bantulah aku untuk menelusuri kembali jalanMu yang telah lama kutinggalkan..





Apa yang sudah terjadi jangan di sesali…...Tapi aku yang belum terjadi itu yang harus diperbaiki…
Maju ke depan dengan lebih baik….!!
Masih ada jalan untuk menuju PadaNya….
karena DIA adalah RAHMAN dan ROHIM….
Bila kita sebagai anak pernah mengecewakan orang tua itu memang salah tapi kita akan lebih salah lagi jika kita melakukan kesalahan yang sama dengan menyakitinya lagi…..
Comment by gem — August 14, 2006 @ 5:25 am
wah kirain pindahan serumah ma suami.. :p
Udah.. cepet dikelarin kuliahnya, biar bisa ngumpul sama suami kayak aku ;)
senangnya… heheheh devi gak pengen? :p
Comment by nikenike — August 22, 2006 @ 11:34 am
Hiks.. Mba nike,,... Aku kan jadi tambah pengen.. Pengen pulang.. Hiks, hiks… Pengen bisa ngumpul sama suamiku.. Hiks..
Mba Nike, doaian yaw, biar kuliahku bisa cepet slese, oke?
Comment by dep — August 24, 2006 @ 4:14 am